nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DEBAT CAWAPRES AS: Ditanya Soal Imigran, Ini Jawaban Calon Wakil Trump

Silviana Dharma, Jurnalis · Rabu 05 Oktober 2016 10:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 10 05 18 1506551 debat-cawapres-as-ditanya-soal-imigran-ini-jawaban-calon-wakil-trump-EwCn796xxK.jpg Debat Cawapres AS 2016, Tim Kaine (kiri) dan Mike Pence (kanan). (Foto: CBS News)

FARMVILLE – Moderator Debat Calon Wakil Presiden AS , Elaine Quijano melempar pertanyaan pertama soal pengungsi untuk Mike Pence, calon wakil presiden Amerika Serikat usungan Partai Republik. Perempuan berdarah Filipina tersebut mengungkit pernyataan Donald Trump yang ingin membangun tembok dengan Meksiko dan mengusir semua imigran di AS.

Pence pun menjelaskan maksud Trump mengatakan hal sekeras itu semata demi keamanan negara. Menurutnya, Trump tidak akan serta merta mengusir semua orang dan membiarkan Amerika Serikat kosong melompong.

“Pemerintahan Trump ingin berfokus untuk mengamankan perbatasannya dulu. Sejalan dengan itu, kita akan menegakkan hukum di dalam negeri sambil mengamankan orang-orang asing yang berlaku kriminal,” tegasnya dalam Debat Cawapres AS 2016 di Longwood University, Farmville, Virginia, Rabu (5/10/2016).

Para pengungsi yang akan dideportasi Trump, misalnya, merujuk kepada mereka yang datang ke AS tanpa surat perjalanan yang jelas. Demikian juga pernyataan tersebut berlaku kepada para pendatang yang suka berbuat onar atau terjerat aksi melanggar hukum.

“Pada satu titik, Pemerintahan Trump akan menangani sisanya. Anda akan melihat, ketika kebijakan yang ingin kami canangkan ini berjalan, sistem kami akan lebih kuat dan Amerika Serikat akan menjadi negara yang lebih baik,” imbuhnya.

Di sisi lain, Pence mengecam kebijakan Hillary Clinton dan Tim Kaine yang ingin membuka perbatasan seluas-luasnya. Menurutnya, usulan kedua kandidat justru secara implisit bias, karena membiarkan orang-orang menyeberang ke AS tanpa tujuan yang jelas.

“Hal itu tidak baik, karena kesannya kita membuka tangan lebar-lebar bagi orang-orang yang memiliki sikap bermusuhan dengan AS untuk datang ke negara ini. Untuk itu, kami berkomitmen untuk menangguhkan program pengungsi Suriah dan mencegah orang-orang datang dari belahan dunia lain berkompromi dengan teroris,” tambahnya.

Kaine pun menyanggah pernyataan Pence. Dengan lantang, dia mengatakan, jika kebijakan seperti itu yang berlaku di AS, sama saja dengan melanggar konstitusi.

(Sil)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini