(Deretan bunga tulip. Foto: Ramdani Bur/Okezone)
Hebatnya, Paul tidak menjual secara komersil Bunga Tulip yang dimilikinya ke toko-toko atau perusahaan besar yang tertarik dengan bunga asal Turki tersebut. Untuk mendapat dana membangun perkebunan Bunga Tulip itu, Paul yang kakeknya berasal dari Belanda hanya memanfaatkan dana dari hasil dilangsungkannya festival tulip.
Sebagai tambahan informasi, untuk masuk ke festival tersebut, pengunjung dewasa dikenakan biaya AUD26 atau sekira Rp260 ribu, AUD22 (Rp220 ribu) untuk grup dan gratis bagi visitor yang berusia di bawah 16 tahun.
Liputan ini adalah hasil kerja sama Okezone dengan ABC International.
(Ramdani Bur)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.