"Pak Kapolda dan Wakapolda telah mendatangi masyarakat dan mendekatkan diri kepada kiyai-kiyai di Jakarta (untk) mengimbau warga agar tidak terprovokasi. Kami meminta masyarakat sepenuhnya menyerahkan kasus ini kepada polisi," pungkasnya.
Seperti diketahui, aksi vandalisme liar dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan menggambar salib di masjid dan bangunan di kawasan Mampang Prapatan. Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu 7 Oktober 2016.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Eko Hadi Santoso memastikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan tokoh agama dan warga agar tidak terprovokasi dalam menyikapi adanya peristiwa ini. Saat ini, gambar-gambar tersebut telah dihapus guna menenangkan warga. (sym)
(Fransiskus Dasa Saputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.