Misi tersebut bertujuan untuk mengangkut personel dan material antara bumi dan Tiangong-2 serta melakukan penelitian, perakitan, dan mengembangkan teknologi ulang-alik.
Selama misi tersebut, pesawat ruang angkasa akan membangun kompleks Tiangong-2. Kemampuan kompleks tersebut mendukung kehidupan, pekerjaan, dan kesehatan astronot di luar ruang angkasa sehingga kemampuan astronot yang akan melaksanakan misi penerbangan dapat teruji, kata Wu.
Aktivitas lainnya termasuk melaksanakan percobaan medis luar angkasa, percobaan ilmu pengetahuan luar angkasa, dan perawatan di dalam orbit dengan melibatkan manusia bersamaan dengan aktivitas untuk memopulerkan ilmu pengetahuan, katanya menambahkan.
Dua astronot tersebut akan melakukan uji coba ultrasoun selama perjalanan menuju ruang angkasa untuk yang pertama kalinya, membudidayakan tanaman di luar angkasa, dan akan melakukan uji coba penelitian tiga pemenang kompetisi disain eksperiman untuk siswa SMP di Hong Kong.
Beberapa perubahan teknis telah dilakukan Shenzhou-11, meskipun fungsi utamanya dan parameter teknisnya masih sama dengan Shenzhou-10, demikian kata Wu.
Untuk memenuhi kebutuhan misi tersebut, strategi pengendalian orbit dan prosedur penerbangan telah disesuaikan untuk mengadaptasikan Shenzhou-11 dengan perubahan penelitian, perakitan, dan kembali orbit dari 343 kilometer hingga 393 kilometer dari bumi.