Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lahap Cabai Setan, Kerongkongan Pria AS Berlubang

Emirald Julio , Jurnalis-Kamis, 20 Oktober 2016 |18:27 WIB
Lahap Cabai Setan, Kerongkongan Pria AS Berlubang
Foto cabai setan atau bhut jolokia (Foto: Wikipeda)
A
A
A

SAN FRANSISCO – Seorang pria di Amerika Serikat mengalami insiden mengerikan ketika ia melahap cabai setan yang bernama asli bhut jolokia. Kerongkongan pria itu dilaporkan berlubang usai ia mengonsumsi cabai tersebut.

Cabai setan yang masuk ke dalam kategori salah satu cabai terpedas di dunia dilaporkan berasal dari wilayah timur laut India serta Bangladesh. Sebagai informasi, karena reputasinya yang super pedas, cabai ini juga mendapatkan julukan “cabai naga”.

Pada sebuah artikel yang ditulis di Journal of Emegency Medicine, seorang dokter dari San Fransisco melaporkan kasus pria AS berusia 47 tahun yang berhadapan dengan “mimpi buruk” ketika ia mengikuti sebuah kontes yang mengharuskannya melahap cabai setan. Sebagaimana dikutip dari Telegraph, Kamis (20/10/2016) ia memakan cabai tersebut (sudah dihaluskan hingga berbentuk bubur) dengan menuangkannya di atas burger.

Namun, usai menelan makanannya, pria tersebut mengalami mual yang menyakitkan hingga memicunya untuk muntah-muntah. Sayangnya, penderitaan pria yang tidak disebutkan namanya itu tidak berhenti sampai di sana saja. Sebab ia merasakan sakit yang parah di bagian perut serta dadanya.

Pria itu kemudian menghubungi nomor darurat dan tim medis melarikannya ke rumah sakit. Ketika sampai di UGD, ia sempat diberikan obat penghilang rasa sakit, tapi kondisinya malah semakin buruk. Dokter akhirnya memutuskan untuk memindahkan sang pria ke ruang operasi, para dokter terkejut ketika menemukan lubang dengan ukuran 2,5 sentimeter di esofagus distal-nya, salah satu bagian di kerongkongan.

Lubang itu disebut muncul akibat pria itu mengalami muntah-muntah parah hingga membuatnya mengalami Boerhaave syndrome. Sindrom ini menyebabkan luka spontan di area kerongkongan akibat tekanan yang kuat, salah satunya karena muntah-muntah ekstrem. Untungnya, para dokter berhasil memperbaiki kerongkongannya dan ia diizinkan pulang setelah 23 hari dirawat di rumah sakit.

(Emirald Julio)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement