Seorang fotografer dari Selandia Baru, Amos Chapple, memboyong kameranya untuk memotret bagaimana warga Oymyakon menjalani hidup di cuaca sedingin itu.
"Ketika keluar pertama kali di tengah suhu -47 derajat celcius, saya mengenakan celana panjang tipis. Saya ingat, rasa dingin seakan mencengkeram kaki. Kejutan lainnya, terkadang air liur saya membeku seperti jarum-jarum kecil hingga menusuk mulut," kenang Chapple, seperti dinukil dari Mirror, Selasa (25/10/2016).
Selama kunjungan dua harinya, Chapple berhasil mengabadikan bagaimana cara warga Oymyakon bertahan dari sergapan udara dingin. Setiap hari, benda-benda yang tertinggal di luar rumah terancam membeku.
Peternak sapi di Oymyakon sedang menggembalakan hewan ternaknya. (Foto: Rex Pictures)