Tanah yang senantiasa tertutup es membuat sistem perpipaan perumahan di desa ini sangat sedikit. Jika ingin menuntaskan hajat, maka penduduk desa harus memakai kamar mandi di luar rumah.
Jika ada pemakaman, maka warga harus menyalakan api unggun agar tanah bisa melunak. Dengan begitu, jenazah pun dapat dimakamkan dengan layak.
Seorang wanita berjalan di tanah yang tertutup es di Kota Yakutsk. Seperti Oymyakon, cuaca di Yakutsk juga ekstrem. (Foto: Rex Pictures)
Ternyata, minus 47 hingga minus 50 derajat celcius masih terbilang "hangat". Sebab, pada 1924, suhu udara di desa ini pernah mencapai -71,2 derajat celcius.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.