Dinilai Terlambat
Di sisi lain, banyak pihak menilai, asosiasi tersebut terlambat dalam menyusun IORA Concord. Namun, Deputi Menteri Luar Negeri Afrika Selatan Nomaindiya Cathleen Mfeketo, menampik hal tersebut.
Ia menegaskan, tidak mudah untuk menyatukan komitmen 21 negara ke dalam satu misi. Oleh karenanya, baru tahun ini IORA Concord dirancang dan langsung disepakati oleh negara-negara tersebut.
"Sama sekali tidak terlambat. Hanya baru saja dilakukan sekarang dan baru terlaksana karena takdirnya sekarang," terangnya.
Nomaindiya menjelaskan, selama bertahun-tahun, 21 negara yang tergabung dalam IORA masih memiliki isunya masing-masing, serta tidak terfokus pada persoalan yang sedang dilirik dunia saat ini seperti kesetaraan gender dan juga pertumbuhan ekonomi.
Namun sekarang, seluruh negara di pesisir Samudera Hindia yang tergabung dalam Indian Ocean Rim Association itu baru menyadari akan isu tersebut sehingga dibuatlah IORA Concord.
"Pada saat organisasi ini melambung, negara-negara fokus pada kemaslahatan Samudera dan kita tidak pernah berbicara tentang isu ekonomi. Tapi sekarang banyak negara yang meminta untuk membahas ekonomi dan ocean economy tertentu yang bisa ditangani dan menjadi tantangan untuk kita," tutupnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.