Di fondasi Patung Liberty terdapat tulisan “The New Colossus” sebuah soneta yang digunakan oleh penyair AS Emma Lazarus untuk menyambut para imigran yang datang ke Negeri Paman Sam.
Pada 1892, Ellis Island yang berdekatan dengan Pulau Bedloe dibuka sebagai stasiun masuk utama untuk para imigran ke AS. Pada 1924, Patung Liberty akhirnya dijadikan sebagai monumen nasional. Seiring dengan itu, Pulau Bedloe akhirnya berganti nama menjadi Pulau Liberty pada 1956. Pada 1980-an, Patung Liberty mengalami pemugaran besar-besaran.
Krisis Misil Kuba
Hari ini pada 1962, pemimpin Soviet Nikita Khrushchev setuju untuk memindahkan misil milik Rusia dari Kuba. Permintaan AS itu akhirnya disetujui setelah Negeri Paman Sam berjanji akan menghormati kedaulatan wilayah Kuba.
Menjelang pemindahan, tensi antara AS dan Rusia terus memanas selama hampir dua pekan. Bahkan, ketegangan ini nyaris memicu perang nuklir. Konsekuensi krisis misil Kuba adalah sangat besar dan memiliki beragam efek.
Ketegangan ini bahkan menyebabkan hubungan antara Kuba dan Uni Soviet sempat memanas selama beberapa waktu setelah Khrushchev memutuskan untuk menarik misil. Bahkan Fidel Castro menuding Pemerintah Rusia tidak mendukung revolusi Kuba dan mundur melawan AS.
Situasi ini juga membuat para sekutu Eropa murka. Kemarahan mereka bukan karena sikap AS yang cenderung provokatif selama menghadapi krisis nuklir Kuba, tapi tindakan Presiden Kennedy membuat proses negosiasi semakin buntu dan menyebabkan perang atom.
Sementara dalam aliansi Uni Soviet sendiri, kelompok garis keras merasa sangat khawatir dengan keputusan Khrushchev yang memindahkan senjata nuklir dari Kuba. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 1964, Leonid Brezhnev dan Aleksei Kosygin menggantikan tampuk kekuasaan. Mereka lalu membangun Uni Soviet dengan menambah pasukan dalam jumlah besar.
Salah satu sisi positif yang dapat diambil dari krisis misil Kuba adalah sikap tenang kedua pemimpin negara dalam menghadapi kasus ini membuat AS dan Uni Soviet mulai berpikir untuk mengontrol senjata nuklir. Kurang dari setahun usai krisis berakhir, AS dan Soviet akhirnya menandatangani perjanjian untuk mengakhiri pengujian nuklir. Pada 1968, kedua negara lalu menandatangani perjanjian non-proliferasi.
(Ahmad Taufik )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.