Menurut Hidya, proyektil yang ditemukan berupa 14 butir peluru 9 mm dan 25 butir peluru 5 mm. Proyektil-proyektil itu ditemukan di Terminal Kargo Bandara Ahmad Yan.
"Petugas x-ray menemukan kejanggalan antara barang kiriman dengan data-data yang disebutkan di SMU (surat muatan udara)," ujar Hidya menambahkan.
Lalu, sambung Hidya, petugas ekspedisi muatan pesawat udara memberi tahu kepada petugas bahwa barang tersebut berisi aksesori. "Setelah barang tersebut dibongkar, ternyata benar isinya adalah peluru," ujar Hidya seraya menegaskan bahwa proyektil-proyektil itu sudah diserahkan kepada pihak kepolisian dan tersangka masih dicari oleh pihak yang berwajib.
Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Komisaris Besar Djarod Pakadova, membenarkan bahwa proyektil tersebut sudah diserahkan ke polisi. "Baru tadi sore diserahkan ke Polsek Semarang Barat. Rencana laporan tersebut akan ditarik ke Polresta Semarang untuk penanganan lebih lanjut," jelas Djarod.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.