Diwartakan oleh Telegraph, Kamis (17/11/2016), Kickham mengatakan, proses penggalian kuburnya berlangsung cukup cepat. Ia dan keluarganya pergi dari rumah pukul 6 sore, dan pekerjaan selesai sekira pukul 7.45.
Pada saat itu ia tidak hanya menggali lubang dengan kedalaman lima kaki tapi juga menurunkan kotak kayu pinus, tempat peti matinya nanti diletakkan. Tak lupa, Kickham menutup kuburnya dengan lapisan tanah.
Kickham menyampaikan, apabila waktunya sudah tiba, maka ia menginginkan upacara pemakaman kuno.
"Beberapa hari sebelum upacara pemakaman dimulai, kuburan harus digali dan diberi kotak kayu pinus ke dalam lubang dan ditutup dengan tanah merah pulau ini," tuturnya.
Dengan mempersiapkan kuburnya sendiri, maka keluarga Kickham hanya perlu memikirkan persiapan tambahan. Kickham pun tidak khawatir akan dianggap aneh karena menggali kuburnya sendiri.