PADA hari ini di tahun 1959 terdapat momen bersejarah yang disepakati oleh beberapa negara untuk menjadikan salah satu benua di dunia bebas aktivitas militer. Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet termasuk ke dalam 12 negara yang ikut menandatangani Antartica Treaty (Perjanjian Antartika) dan sepakat untuk melarang adanya aktivitas militer serta percobaan senjata di benua Antartika.
Semenjak abad ke-18, sejumlah negara berusaha untuk mengklaim teritori di Antartika sebagai wilayah kedaulatan mereka. Namun, hal ini tentu saja menciptakan pergesekan kepentingan masing-masing negara hingga memburuknya hubungan diplomatik.
Bahkan pada 1948, militer Argentina sempat terlibat kontak senjata dengan tentara Inggris yang mengklaim sebuah wilayah yang sama di Antartika. Insiden ini ditambah dengan bukti yang mengindikasikan Uni Soviet mulai melirik Antartika membuat AS tidak tinggal diam.
AS kemudian mengajukan proposal untuk membuat Antartika berada di bawah pengawasan PBB. Tentu saja ide ini ditolak oleh negara-negara yang mengklaim wilayah kedaulatan mereka di Antartika.