MALANG - Pesawat Hercules C-130 dengan nomor registrasi A-1334 yang jatuh di Wamena, Papua, pagi tadi merupakan pesawat keenam milik Pangkalan Abdulrachman Saleh, Malang yang mengalami kecelakaan. Dalam kecelakaan pagi tadi, ada 13 korban jiwa.
Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Marsma TNI Djoko Seno Putro berharap ke depan tidak ada lagi kecelakaan pesawat.
"Kita sudah berupaya semaksimal mungkin, tapi kalau ada yang kurang itu semua salah kita. Kita tidak mau menyalahkan takdir, dan kita mengingatkan dan terus mengingatkan, tapi kalau Tuhan sudah menentukan yang lain, kita harus berdoa agar semua korban diterima di sisi-Nya," kata Danlanud Abdulrachman Saleh itu, Minggu (18/12/2016).
Okezone mencatat, pada Februari 2016, pesawat tempur taktis Super Tucano jatuh di Jalan LA Sucipto Gang 12, Kelurahan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, 10 Februari 2016. Pesawat ini produksi Empresa Braziliera de Aeronautica (Embraer), Brazil, dan merupakan Pesawat Super Tucano pertama yang jatuh. Empat orang meninggal dunia dalam musibah ini.
Kecelakaan juga pernah dialami pesawat tempur taktis OV-Bronco TT-1011 di Gunung Limas, Desa Gadingkembar, Jabung, Malang. Peristiwa yang terjadi Jumat, 22 Juli 2005 ini menewaskan Mayor (Penerbang) Robby Ibnu Robert dan Letnan Dua (Penerbang) Harchus Aditya Wing Wibawa.