Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

HISTORIPEDIA: Dendam Libya Picu Tragedi Pesawat Pan Am

Emirald Julio , Jurnalis-Rabu, 21 Desember 2016 |08:01 WIB
HISTORIPEDIA: Dendam Libya Picu Tragedi Pesawat Pan Am
Foto dua terduga serangan bom di Pan Am, Abdel Basset Ali al-Megrahi dan Al Amin Khalifa Fhima (Foto: Reuters)
A
A
A

Buntut dari penyelidikan bersama antara otoritas Inggris dan FBI adalah tertangkapnya anggota divisi intelijen Libya yang bernama Abdel Basset Ali al-Megrahi dan Lamen Khalifa Fhimah pada 1991. Keduanya didakwa melakukan pembunuhan namun Libya menolak menyerahkan keduanya ke AS.

Qaddafi akhirnya menyerahkan keduanya pada 1999 demi meringankan sanksi PBB dengan syarat keduanya akan menjalani peradilan di Belanda dengan jaksa dan hukum yang berlaku di Skotlandia. Pada awal 2001, Al-Megrahi dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup sedangkan Fhimah dibebaskan.

Pada 2003, Libya mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut tapi tidak menyatakan penyesalannya. PBB dan AS mencabut sanksi terhadap Libya usai negara tersebut setuju membayar ganti rugi setiap keluarga korban tragedi Pan Am sekira USD8 juta atau Rp107 miliar.

Pada 2004, Perdana Menteri Libya menyatakan kesepakatan pembayaran ganti rugi itu sebagai “harga yang harus dibayarkan untuk perdamaian.” Banyak pihak yang memandang hal itu menyiratkan Libya bertanggung jawab agar sanski terhadap negaranya dicabut.

Maskapai Pan Am Airlines yang bangkrut tiga tahun usai tragedi tersebut akhirnya menggugat Libya kemudian menerima uang ganti rugi sekira USD30 juta atau sekira Rp4 triliun. Pada Agustus 2009, Al-Megrahi dibebaskan dan kembali ke Libya usai para dokter mendiagnosa usianya tinggal lima bulan di mana keputusan ini sangat ditentang oleh AS.

(Emirald Julio)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement