Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

TOP FILES: Cikal Bakal Kalender Hijriah dan Bedanya dengan Masehi

Randy Wirayudha , Jurnalis-Minggu, 01 Januari 2017 |10:11 WIB
TOP FILES: Cikal Bakal Kalender Hijriah dan Bedanya dengan Masehi
Ilustrasi Kalender Islam atau Kalender Hijriah (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Kalau di tahun Kabisat pada Kalender Masehi biasanya ada di Bulan Februari (29 Februari), pada Kalender Hijriah tambahan satu hari itu adanya di Bulan Dzulhijjah (30 Dzulhijjah). Tapi kalau memang mau dibandingkan lagi, memang biasanya Kalender Hijriah biasanya lebih pendek 11 hari dibanding Kalender Masehi.

Faktornya karena siklus sinodik bulan tidaklah konstan, melainkan bervariasi. Jumlah hari dalam Kalender Hijriah senantiasa bergantung pada posisi bulan, bumi dan mentari.

Penentuan awal tanggal juga berbeda. Jika di Kalender Masehi ditandai pada tengah malam pada jam 00.00, di Kalender Hijriah justru tentatif – bergantung pada kapan tepatnya matahari terbenam. Adapun penentuan awal bulan acap ditandai dengan penampakan hilal atau bulan sabit pertama.

Tanggal-tanggal penting di Kalender Hijriah tidak hanya diperuntukkan menentukan masa-masa libur. Melainkan juga menentukan waktu ibadah selain salat lima waktu yang wajib dilakukan muslim setiap harinya.

Kita mungkin selama ini hanya hafal dan familiar dengan tanggal 1 Syawal, tho? Tanggal di mana tidak hanya muslim yang taat, yang “Islam KTP” pun paling menantikannya demi merasakan yang namanya Hari Raya Lebaran, kan? Padahal masih ada hari-hari lain yang mestinya dihafal umat Islam secara keseluruhan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement