Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penjara Paling Bersejarah di Dunia

Rufki Ade Vinanda , Jurnalis-Kamis, 05 Januari 2017 |07:06 WIB
Penjara Paling Bersejarah di Dunia
Bekas Penjara Alcatraz, California, Amerika Serikat. (Foto: Most Today)
A
A
A

7. Port Arthur, Australia

Porth Arthur terletak di Semenanjung Tasman. Port Arthur menjadi penjara untuk Kerajaan Inggris dari 1833. Port Arthur Penitentiary akhirnya ditinggalkan pada 1877. Hari ini Porth Arthur telah menjadi salah satu situs warisan dunia.

(Foto: Most Today)

8. Hanoi Hilton, Vietnam

Penjara Hanoi Hilton dibangun oleh Prancis pada akhir abad ke-19 untuk menahan tahanan politik Vietnam. Kemudian, selama perang Vietnam berlangsung, penjara tersebut digunakan untuk mengurung tawanan perang Amerika.

Penjara Hanoi Hilton dikenal kejam. Para tahanan tidak hanya kelaparan, tetapi juga dilaporkan disiksa dan dibunuh. Penjara ditutup pada 1990-an, dan meninggalkan sedikit sisa bangunan yang sekarang telah berubah menjadi museum.

9. Elmina Castle, Ghana

Elmina Castle dibangun oleh Portugis pada 1482 sebagai penjara bagi para budak yang nantinya akan dijual. Belanda kemudian mengambil alih Elmina Castle pada 1637 dan tetap menggunakan penjara untuk hal yang sama.

Kini Elmina Castle telah menjadi situs sejarah populer, dan situs warisan dunia, UNESCO. Elmina Castle juga merupakan bangunan Eropa tertua di Ghana.

10. House of Slaves, Pulau Goree, Senegal

The House of Slaves 1848 (Maison des Esclaves) digunakan untuk mengurung budak Afrika sebelum mereka dikirim jauh keluar Afrika. Penjara ini terletak di Pulau Goree ,di lepas pantai Dakar, Senegal. Kini House of Slaves telah menjadi museum terkenal.(rav)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement