Image

Kunjungan Pemimpin Oposisi Afsel ke Israel Picu Kemarahan Rakyat

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at, 13 Januari 2017 - 19:48 WIB
Pemimpin partai oposisi Afsel Mmusi Maimane bersama dengan PM Israel Benyamin Netanyahu. (Foto: ist) Pemimpin partai oposisi Afsel Mmusi Maimane bersama dengan PM Israel Benyamin Netanyahu. (Foto: ist)

PRETORIA – Kunjungan yang dilakukan pemimpin oposisi Afrika Selatan (Afsel) Mmusi Maimane ke Israel ditanggapi dengan kemarahan yang meluas di negaranya. Kunjungan Mmusi tersebut dilakukan hanya berselang empat hari sejak imbauan dari Presiden Jacob Zuma untuk tidak mengunjungi Negara Zionis itu.

“Partai Kongres Nasional Afrika (ANC) mencatat kemarahan dan bergabung dengan warga Afrika Selatan untuk mengutuk kunjungan Pemimpin Partai Aliansi Demokratik (DA) Mmusi Maimane ke Israel dan ke Perdana Menteri (PM) Israel,” demikian pernyataan dari partai berkuasa ANC yang dilansir dari Middle East Monitor, Jumat (13/1/2017).

Rakyat negara dengan ekonomi termaju di Afrika itu merasa apa yang terjadi di Palestina mirip dengan yang mereka alami pada masa pemerintahan apartheid. Banyak rakyat Afsel yang secara terbuka menunjukkan dukungan bagi perjuangan Palestina dalam menghadapi pendudukan Israel.

“Jelas bahwa DA berusaha membawa kita kembali ke masa apartheid dengan membina hubungan dengan negara seperti Israel dan rezim lain yang mendukung apartheid,” kata organisasi hak asasi dan solidaritas Palestina, BDS Afrika Selatan dalam pernyataannya.

Tidak mau dipojokkan, DA berusaha menjelaskan maksud kunjungan Mmusi tersebut. Melalui pernyataannya, partai oposisi itu mengatakan maksud kunjungan pemimpinnya adalah untuk mempelajari dan mendengar konflik itu secara langsung.

(dka)

  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming