Kedua, kata Rikwato, ada kasus dan ini juga indikasi, menurut mereka jika FPI yang cepat diproses aparat sementara yang lainnya tidak. Ketiga, FPI dan FUI sayang dan mencintai kepolisian. Sehingga mereka mengharapkan agar Polri bekerja profesional.
Aspirasi keempat, massa meminta agar kepolisian tidak berpolitik. "Jadi mereka menduga akhir-akhir ini kepolisian berpolitik," katanya.
Kelima, kepolisian diharapkan paham dengan isu kehadiran PKI belakangan ini. Sehingga harus mampu memilah-milah kejadian yang terjadi di lapangan.
Keenam, FPI dan FUI menyayangkan apa yang terjadi di Jawa Barat pasca-pemeriksaan Imam Besar FPI Habib Rizieq sebagai saksi dalam kasus dugaan penodaan Pancasila. "Jadi saat itu mereka menduga ada pembiaran tehadap ormas GMBI dan perlakuan keras ke FPI," katanya.
Selanjutnya dengan adanya kejadian di Polda Jawa Barat, pasca-pemeriksaan Habib Rizieq, FPI meminta agar Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan dicopot dari jabatannya.