Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa di Deliserdang Berlangsung Dua Kali

Wahyudi Aulia Siregar , Jurnalis-Senin, 16 Januari 2017 |20:12 WIB
Gempa di Deliserdang Berlangsung Dua Kali
Warga Medan Berhamburan setelah Merasakan Gempa (Foto: Wahyudi/Okezone)
A
A
A

MEDAN – Warga di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang , Sumatera Utara, panik setelah kawasan mereka diguncang gempa berkekuatan 3,9 skala richter, Senin (16/1/2017) malam. Gempa bahkan terjadi dua kali dengan kekuatan yang progresif.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Medan, gempa pertama mengguncang kawasan Deliserdang, terjadi sekira pukul 19.13 WIB, dengan kekuatan 3,9 skala Richter (SR).

Pusat gempa berada di 3.24 LU dan 98.59 BT, atau sekitar 23 km baratdaya Kabupaten Deliserdang, dengan kedalaman pusat gempa 10 kilometer.

Sedangkan gempa kedua terjadi sekira pukul 19.42 WIB, dengan kekuatan 5,6 skala Richter (SR). Titik gempa berlokasi di 3.33 LU,98.46 BT atau sekitar 28 km BaratDaya Kabupaten Deliserdang, dengan kedalaman mencapai 10 kilometer.

“Kuat sekali gempanya. Sampai pusing kepala. Belum tahu ini ada korban apa tidak, ini kita masih berkumpul semua di luar rumah,” ujar Heri Keliat, warga Desa Sibolangit, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara.

Kepanikkan yang dirasakan warga Sibolangit juga dirasakan hampir warga di hampir seluruh wilayah di Medan. Gempa memang terasa cukup kuat di Medan, khususnya pada gempa kedua.

“Lumayan kuat lah terasa. Cuma cukup panjang makanya tadi kita semua keluar dari bangunan. Pusing juga lah kepala dibuat gempanya,” ujar Adolf, warga Medan.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement