Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perempuan Indonesia Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Australia

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 27 Januari 2017 |14:22 WIB
Perempuan Indonesia Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Australia
Endah Cakrawati (ki) dan Peter Lynch (ka) tewas dalam kecelakaan pesawat di Perth.
A
A
A

PERTH – Kecelakaan pesawat yang terjadi di Perth, Australia, menewaskan pilot dan seorang penumpangnya. Musibah tersebut menyebabkan acara yang akan digelar untuk merayakan Hari Nasional Australia dibatalkan.

Seperti dilansir dari ABC Australia, Jumat (27/1/2017), kedua korban tewas diidentifikasi sebagai Peter Lynch dan kekasihnya Endah Cakrawati. Pasangan tersebut tewas setelah pesawat Grumman G-73 yang dipiloti Peter jatuh di Sungai Swan, Perth.

Kejadian tragis itu disaksikan ribuan orang yang berkumpul untuk menyaksikan acara tahunan Skyshow yang digelar pada peringatan Hari Nasional Australia. Setelah insiden tersebut, pihak berwenang membatalkan acara dan meminta orang yang berkumpul untuk meninggalkan lokasi kejadian.

“Saya melihat pesawat itu bergerak menuju air. Saya berpikir itu adalah pesawat untuk pertunjukan dan akan turun kemudian naik lagi ke udara. Tetapi, pesawat itu mulai berputar-putar, menghantam air dan terbelah dua,” kata seorang saksi mata Tamara Legenstein yang dikutip dari ABC.

Peter Lynch diketahui berprofesi sebagai konsultan pertambangan yang banyak bergerak di Indonesia. Sedangkan kekasihnya, Endah, merupakan seorang manajer humas di perusahaan pertambangan batu bara Australia yang beroperasi di Indonesia. Perempuan lulusan Universitas Esa Unggul tersebut juga dikenal sebagai seorang model, pembawa acara, dan presenter di Indonesia.

Konsul Jenderal RI di Perth, Ade Padmo Sarwono mengatakan telah mengontak keluarga Endah dan meminta mereka datang ke Perth.

Biro Keselamatan Transportasi dan Penerbangan (ATSB) Australia telah mengirim penyelidik untuk mengetahui penyebab kecelakaan ini. Namun, investigasi penuh dan detail diperkirakan akan membutuhkan waktu 6 sampai 12 bulan.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement