Pelaku diketahui hari itu sedang bertugas malam bersama enam perawat dan dua penjaga. Tidak seorang pun dari rekan kerjanya melaporkan insiden ini. Sebab tak ada yang tahu apalagi mendengarkan kejadian tak biasa tersebut.
Identitas pelaku terungkap bernama Javier Mauricio Cuba. Ia segera meminta maaf kepada korban dan pihak keluarga setelah rekaman ini tersebar dan sampai ke telinga pemilik klinik.
Cuba kini juga sudah mengundurkan diri dari tempatnya bekerja selama delapan tahun terakhir itu. Kepala rumah sakit setempat menegaskan, perilaku semacam itu tidak akan ditolerir di bawah kepemimpinannya. Meski begitu, tidak akan ada gugatan hukum apa pun yang dilayangkan kepada dokter yang bersangkutan.
"Saya mewakili institusi ini juga sekali lagi mohon maaf dan berjanji hal seperti itu takkan terulang lagi," ujar Bos Peruvian America Clinic di Trujillo, Gerardo Salazar.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.