Tumina dan keluarganya pun harus bertahan tinggal di kandang kambing itu dengan bau busuk, kumuh, dan bahaya serangan ular yang mengintai. Itu karena pasutri itu tak memiliki pekerjaan tetap.
Sementara Camat Ciwaringin, Abdulah Subandi menerangkan, pihaknya sudah berupaya membujuk Tumina dan keluarga untuk tinggal di kontrakan. Namun, Tumina enggan mengontrak rumah karena tidak mau meninggalkan pekerjaannya sebagai buruh cuci. Ia mengatakan, Tumina sempat menyatakan nanti warga sekitar yang memanfaatkan jasa kesulitan pergi bila pindah dari kandang kambing tersebut.
"Nanti kami bujuk agar bisa pindah ke kontrakan. Kalau tidak mau lagi, kami akan paksa. Kami juga sudah berupaya dan berusaha agar mereka bisa mendapatkan kehidupan yang layak," pungkasnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.