Setelah runtuhnya Tembok Berlin, Schumann berkata, "Hanya setelah tembok itu runtuh pada 9 November 1989 lah saya merasa benar-benar bebas."
Meski demikian, ia amat menikmati hidup di Bavaria dan merasa lebih kerasan ketimbang di kampung halamannya. Sesekali, Schumann mengunjungi orangtua dan keluarganya di Negara Bagian Saxony. Demikian dinukil dari Vintage News, Kamis (9/2/2017).
Patung Mauerspringer atau Pelompat Tembok karya Florian dan Michael Brauer dan Edward Anders (Foto: Vintage News)
Pada 20 Juni 1998, Schumann gantung diri di kebun buahnya, di dekat Kota Kipfenberg, kawasan Upper Bavaria. Saat itu, ia merasakan depresi yang amat parah.
Pada Mei 2011, Program Memory of the World dari UNESCO memasukkan foto "lompatan kebebasan" Schumann sebagai koleksi gambar dan dokumen terkait runtuhnya Tembok Berlin.
Patung karya Florian dan Michael Brauer dan Edward Anders berjudul Mauerspringer (Pelompat Tembok) awalnya ditempatkan di lokasi pembelotan Schumann. Namun kini patung tersebut dipindah ke sisi salah satu gedung di Jalan Brunnen, beberapa meter ke selatan dari Jalan Bernauer.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.