HEBAT! Pemuda Indonesia Terbukti Paling Bahagia di Dunia

Agregasi BBC Indonesia, · Minggu 12 Februari 2017 03:44 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 12 18 1616054 hebat-pemuda-indonesia-terbukti-paling-bahagia-di-dunia-Z9AX6qCMPG.JPG Ilustrasi. Kaum muda Indonesia paling bahagia sedunia. (Foto: Facebook/Life Teen Indonesia)

LONDON – Pemuda-pemudi di Indonesia terbukti yang paling bahagia di dunia. “Mereka tercatat berada pada level tertinggi dalam hal kebahagiaan dengan skor bersih 90%. Disusul kemudian oleh Nigeria, Israel dan India,” ungkap tim peneliti dari Yayasan Varkey di Inggris.

Parameter kebahagiaan secara keseluruhan menyoal tentang kepuasaan terhadap hidup yang dialami atau dihadapi saat ini. Dari situ, kaum muda di Indonesia menempati posisi teratas, mengalahkan anak-anak muda di 19 negara lain yang disurvei.

Amerika Serikat yang diakui sebagai negara adidaya saja hanya berada di peringkat keenam, setelah negara rawan konflik, Afghanistan. “Ini berarti tinggal di negara yang relatif makmur dan maju secara ekonomi, tak serta merta menjamin kebahagiaan,” terang lembaga jajak pendapat tersebut.

Para peneliti juga melakukan kajian lebih jauh dengan menanyakan faktor yang mendorong kebahagiaan tersebut. Secara global, faktor tertinggi yang menyebabkan kebahagiaan adalah kesehatan fisik dan mental.

Untuk Indonesia, komitmen terhadap agama adalah penyebab utama kebahagiaan. Hal yang sama terlihat di Nigeria, Turki, China, dan Brasil. Anak-anak muda di Indonesia juga mengaku memiliki kesehatan emosional yang baik. Sekira 40% mengaku tak merasa cemas, tidak dirisak (tidak di-bully), juga jarang merasa kesepian.

Para peneliti Varkey Foundation melakukan survei pada September-Oktober 2016 di 20 negara dengan responden anak-anak muda yang lahir pada periode 1995-2001, yang juga dikenal dengan Generation Z. Mereka mendapat pertanyaan soal tingkat optimisme, kepercayaan diri, dan perasaan dicintai.

Selain Indonesia, negara yang disurvei adalah Nigeria, Israel, India, Argentina, Amerika Serikat, Cina, Rusia, Kanada, Brasil, Afrika Selatan, Jerman, Italia, Inggris, Prancis, Australia, Selandia Baru, Turki, Korea Selatan, dan Jepang dengan jumlah responden sekitar 20.000 orang.

Di Inggris, anak-anak muda yang disurvei mengaku memiliki kesehatan mental yang rendah. Hanya 15% yang mengatakan punya waktu yang cukup untuk istirahat dan berolahraga.

Sama halnya dengan mayoritas negara yang diteliti, anak-anak muda di Inggris mengatakan mereka pesimistis dengan masa depan mereka. Indonesia, China, dan India termasuk tiga negara yang tidak mengikuti tren ini.

Bagi anak-anak muda di Indonesia, optimisme masa depan disebabkan oleh adanya nilai-nilai yang mendukung perdamaian yang dipegang anak-anak muda. Sementara kekhawatiran terbesar di masa depan adalah konflik dan perang. Meski begitu, mereka mencatatkan 0% kekhawatiran bahwa dunia akan menjadi tempat yang lebih buruk.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini