Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gagahnya Kapal Perang KRI Irian yang Tinggal Kenangan

Randy Wirayudha , Jurnalis-Jum'at, 17 Februari 2017 |07:27 WIB
Gagahnya Kapal Perang KRI Irian yang Tinggal Kenangan
KRI Irian (Foto: Wikipedia)
A
A
A

Saat akan dibeli Indonesia, Soviet menawarkan untuk memodifikasinya agar lebih cocok berlayar di iklim tropis. Sayangnya, usul itu ditolak karena anggaran proyek modifikasinya terlampau besar dan pada akhirnya, modifikasi hanya dilakukan pada bagian instalasi genset diesel yang menggerakkan ventilator tambahan.

KRI Irian sempat lebih dulu diujicobakan dengan mengikutsertakan sejumlah personel ALRI (Angkatan Laut Republik Indonesia, kini TNI AL) sebagai calon awak, pada 5 April 1962. Setelah dinyatakan selesai uji coba, baru kapal ini diantar dan tiba di Pangkalan ALRI Surabaya, 5 Agustus 1962.

KRI Irian sempat ditugaskan untuk merebut Irian Barat (kini Papua) dalam Operasi Tri Komando Rakyat (Trikora). Bahkan kehadirannya sempat bikin ‘jiper’ kapal induk Bekanda, HNLMS Karel Doorman R81.

Namun belum lama bertugas, KRI Irian sudah mengalami beberapa kerusakan. Bahkan sampai pada 1964, KRI Irian sudah kehilangan efisiensi operasionalnya.

Alhasil perbaikan ke Soviet harus dilakoni dan pada Maret 1946, KRI Irian diperbaiki di Pabrik Dalzavod, Vladivostok. Baru pada Agustus di tahun yang sama, KRI Irian kembali berlayar ke Surabaya dengan dikawal sebuah destroyer atau kapal perusak Soviet.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement