SEJAK berdiri 20 tahun lalu, untuk pertama kalinya Asosiasi Negara Lingkar Samudera Hindia (IORA) menggelar konferensi tingkat tinggi (KTT). Indonesia terpilih sebagai tuan rumah.
IORA atau Indian Ocean Rim Association merupakan organisasi internasional yang beranggotakan negara-negara yang berbatasan dengan Samudera Hindia. Pembentukan IORA diawali dengan pertemuan yang dihelat Pemerintah Mauritius untuk mendiskusikan bagaimana meningkatkan kerjasama ekonomi di antara para negara di wilayah Samudera Hindia pada 29-30 Maret 1995.
Pada pertemuan yang dinamakan Indian Ocean Rim Initiative itu perwakilan pemerintah, akademisi hingga para pengusaha dari Australia, India, Kenya, Mauritius, Oman, Singapura dan Afrika Selatan turut hadir. Pertemuan lanjutan pada September 1996 di Mauritius akhirnya menghasilkan piagam dasar pembentukan IORA dan menambahkan Indonesia, Malaysia, Sri Lanka, Yaman, Tanzania, Madagaskar, dan Mozambik sebagai anggotanya.
Akhirnya pada 6-7 Maret 1997, IORA terbentuk secara resmi. Pertemuan tersebut mengadopsi Piagam IORA dan membentuk kerangka administratif serta prosedural untuk mengembangkan organisasi internasional tersebut. Pendanaan sejumlah program kerja yang dijalankan IORA selama ini berasal dari kewajiban kontribusi finansial tahunan setiap negara anggota dan dana khusus berdasarkan komitmen suka rela negara anggota serta partner dialog.