2011
Proyek mulai ditender. Namun lobi-lobi pengaturan lelang diduga sudah dimulai sejak 2010.
Juni 2011, konsorsium PT Percetakan Negara RI (PNRI) ditetapkan sebagai pemenang dengan anggaran Rp5,9 triliun.
23 Agustus, Government Watch (GOWA) melaporkan 11 indikasi korupsi proyek ini ke KPK,
2013
KPK menelusuri dugaan mark up kasus ini. Sejumlah konsorsium pemenang tender diperiksa.