PENCOBLOSAN putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017, tinggal menghitung hari. Tapi sepekan sebelumnya, dua pasangan calon (paslon) tersisa, masih harus lebih dulu melalui masa kampanye lagi dan pastinya yang ditunggu-tunggu, ajang duel adu program, kritik dan mungkin sindiran lagi dalam ajang debat putaran kedua.
Tapi tidak seperti di putaran pertama, gelaran debat putaran kedua yang tinggal diikuti dua paslon, yakni Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan duet petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, hanya akan dihelat sekali, yakni pada 12 April 2017.
(Baca: CATAT! KPU DKI Gelar Debat Putaran Dua Pilkada Hanya Sekali)
Mungkin dalam beberapa perhelatan debat di putaran pertama yang masih turut mengikutkan paslon Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)-Sylviana Murni, ramai dibumbui sindiran yang bikin gelaran debat kian riuh.
Namun untuk debat di putaran kedua bulan depan, diharapkan Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini, bisa dijalankan kedua paslon dengan lebih mengedepankan ide-ide mereka, terhadap berbagai persoalan Ibu Kota, bukan sindiran.
“Mengedepankan adu gagasan lah. Apalagi pemilih DKI ini kan rasional dan relatif cerdas, serta rasional,” ungkap Titi kepada Okezone, Kamis 16 Maret.