Image

Wali Kota Madiun Bambang Irianto Segera Diadili

Agregasi Antara, Jurnalis · Selasa, 21 Maret 2017 - 12:55 WIB
Wali Kota Madiun Bambang Irianto diperiksa KPK Wali Kota Madiun Bambang Irianto diperiksa KPK

JAKARTA - Wali Kota Madiun, Jawa Timur periode 2009-2014 dan 2014-2019 Bambang Irianto segera disidang terkait tiga perkara yang diduga dilakukannya.

"Benar, hari ini dilakukan pelimpahan tahap dua untuk tersangka BI (Bambang Irianto) ke Penuntut Umum," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Pelimpahan tahap dua artinya jaksa penuntut umum KPK punya waktu maksimal 14 hari untuk menyusun surat dakwaan dan menyerahkannya ke pengadilan.

"Siang ini BI akan dibawa ke Surabaya untuk dipindahkan ke Lapas Medaeng, Surabaya dan rencana sidang akan dilakukan di pengadilan Tipikor pada PN Surabaya," tambah Febri.

Politisi Partai Demokrat itu diketahui terjerat tiga tindak pidana. "Pelimpahan berkas untuk tiga kasus yang disidik yaitu indikasi turut serta dalam pengadaan atau pemborongan, gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang," ungkap Febri.

Dalam perkara ini, Bambang dijerat dengan tiga sangkaan. Sangkaan pertama dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah terkait pembangunan pasar besar Kota Madiun tahun anggaran 2009-2012 seniai Rp76,523 miliar.

Bambang disangkakan Pasal 12 huruf i atau Pasal 12 B atau Pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor tentang pegawai negeri atau penyelenggara negara baik langsung maupun tidak langsung dengan sengaja turut serta dalam pemborongan pengadaan dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar.

Sangkaan kedua adalah Pasal 12 huruf B mengenai penerimaan gratifikasi sebesar Rp50 miliar berhubungan dengan jabatannya selama menjabat sebagai Wali Kota Madiun 2009-2014 dan 2014-2019. Penerimaan uang itu berasal dari pejabat setempat, pihak swasta maupun pengurus asosiasi.

1 / 2
  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming