Singkat cerita, Harriet kemudian menjadi peliharaan Brisbane Botanical Gardens. Ia hidup selama 100 tahun di kebun botani tersebut. Sebelum pindah ke Fleay’s Fauna Sanctuary di Gold Coast. Pemilik penangkaran tersebut membuat Harriet jadi terkenal setelah mengulasnya dalam sebuah buku. Harriet menghabiskan dua dekade terakhirnya di kebun binatang Australia dalam penjagaan keluarga Steve Irwins.
Pada masa awal kedatangannya, orang-orang mengira ia pejantan. Jadi semua petugas memanggilnya Harry. Jenis kelamin Harriet yang sebenarnya baru terungkap ketika seorang pengunjung dari kebun binatang Honolulu, Hawaii datang. Dia memastikan kalau Harriet sebenarnya seekor betina.
Dok. Australian Zoo
Terlepas dari segala polemik tentang asal usulnya, Harriet dikenang sebagai kura-kura yang ceria. Kandangnya dibuat senyaman mungkin, bahkan terkesan mewah. Dilengkapi sebuah gua khusus, kubangan lumpur dan pencahayaan yang baik.
Lucunya, Harriet sangat menyukai bunga kembang sepatu. Sepanjang hidupnya, Harriet dikenal sebagai kura-kura yang bertabiat tenang dan penuh kasih sayang. Pengurusnya merasa, betina itu jauh lebih suka dengan manusia daripada sesamanya.
Harriet. (Foto: Wikipedia)
Mengenai umurnya, sebenarnya tidak ada yang mengetahui persis. Tetapi diperkirakan dari ukuran cangkangnya, dia berusia 175 tahun. Pengujian DNA juga membuktikan kalau Harriet setidaknya satu generasi lebih tua dari seluruh kura-kura di Australia. Jadi ya, dia benar-benar sesepuh di kalangannya.
(Silviana Dharma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.