Massa kemudian hendak menuju RSUD Mimika untuk melihat jenazah korban, namun tidak diizinkan oleh aparat.
Untuk diketahui, sebelumnya pada Sabtu 1 April 2017 terjadi kasus penganiayaan terhadap salah satu tokoh masyarakat Amungme, Luther Magal. Dari kasus pembunuhan itu empat tersangka berhasil ditangkap dan sedang dalam proses hukum.
Namun keluarga korban masih tidak terima dan ingin membalas dendam kepada pelaku penganiayaan.
Selanjutnya pada Selasa 3 April 2017, dipicu penganiayaan di area Irigasi, warga lalu melakukan penyerangan secara brutal. Dari situ situasi di kota Timika mencekam hingga ditemukan lagi jenazah pagi tadi.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Ratusan personil kepolisian disiagakan untuk menjaga sejumlah lokasi di Kota Timika yang dianggap rawan terjadi aksi penyerangan. Bahkan patroli rutin terus ditingkatkan untuk memantau adanya pergerakan massa. (sym)
(Awaludin)