Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Din Syamsuddin: Peresmian Masjid Raya Daan Mogot Sebaiknya Ditunda

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Sabtu, 15 April 2017 |10:32 WIB
Din Syamsuddin: Peresmian Masjid Raya Daan Mogot Sebaiknya Ditunda
Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsudin. Foto dok Okezone
A
A
A

“Sebenarnya, sebagian rakyat sudah menilai bahwa Presiden Jokowi dari awal sudah tidak netral, dan tidak berdiri mengayomi seluruh rakyat. Maka, peresmian masjid, yang apalagi dihadiri oleh Ahok, akan menambah rasa ketidakpercayaan sebagian rakyat, padahal pelaksanaan agenda pembangunan negara dewasa sangat memerlukan dukungan seluruh rakyat.”

“Untuk itu, rakyat memdambakan keteladanan politik ‘satunya ucap dan laku’. Selama ini sering diucapkan ‘tidak boleh ada politisasi agama’, tapi rencana peresmian pada 16 April 2017 tersebut tak pelak lagi akan dianggap sebagai bentuk ‘politisasi agama yang nyata’. Mungkin, dengan peresmian masjid tiga hari sebelum Pilgub, diharapkan akan ada efek positif bagi Ahok dari kalangan pemilih Muslim, tapi saya kira mereka sudah cukup cerdas dengan trik-trik politik. Justru oleh karena itu mereka akan semakin menjauh.” Papar Din.

Oleh karenanya, Din berharap agar peresmian itu ditunda setelah Pilkada 19 April 2017. “Seharusnya tidak ada masalah kalau ditunda empat hari saja, yakni dilaksanakan pada 20 April 2019.”

Selain itu, kata Din, perlu klarifikasi berita dengan gambar yang beredar luas, khususnya di kalangan umat Islam, bahwa Denah Masjid Daan Mogot itu dari atas berbentuk lambang agama lain. “Kalau ini benar, maka sebaiknya diperbaiki dulu agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari (yakni akan dianggap sebagai ‘masjid dhirar’ atau ‘masjid yang membahayakan’ karenanya harus dijauhi.”

“Hanya kearifan dan kenegarawanan yang bisa menampilkan kebijakan yang bijak. Politik dan agama tak terpisahkan, tapi jika pengaitan politik dengan agama secara tidak pas adalah sebuah langkah bablas,” tutur Din Syamsudin.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement