Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

TOP FILES: Mainan Tradisional Congklak, Bukan soal Kalah atau Menang

Randy Wirayudha , Jurnalis-Sabtu, 22 April 2017 |08:22 WIB
TOP FILES: Mainan Tradisional Congklak, Bukan soal Kalah atau Menang
Permainan Congklak (Foto: Koran SINDO)
A
A
A

Di sana, ditemukan sebuah bidang congklak terakota yang berbahan tanah liat. Benda itu kini jadi milik Museum Nasional untuk dikoleksi dan dipamerkan.

Pun begitu, ada pula versi yang mengatakan, bahwa permainan ini berasal dari masa kejayaan Romawi Mesir di Abad keempat Masehi. Juga disebutkan, permainan ini baru tersebar ke Semenanjung Malaya dan Nusantara (sebutan Indonesia dulu) oleh para saudagar asal Asia Selatan dan Jazirah Arab.

Ada lagi versi lain yang menjelaskan, permainan congklak aslinya berasal dari wilayah yang kini termasuk dalam wilayah Kerajaan Yordania. Klaim itu berasal dari penggalian para peneliti National Geographic yang menemukan sekeping batu kapur dengan dua liang selari bertarikh dari masa 5.000-7.000 Sebelum Masehi (SM)

Terlepas dari berbagai versi asalnya, permainan ini setidaknya tidak hanya dikenal di Indonesia dan Malaysia saja. Dalam bahasa Inggris mainan ini namanya mancala, dalam bahasa Melayu namanya congkak. Di kawasan Karibia namanya warri atau awari dan kalau di Filipina dikenalnya dengan sebutan sungka.

(Randy Wirayudha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement