“Menurut saya di seluruh dunia pasti ada (potensi) itu dan kelompok radikal itu tidak hanya dimiliki agama atau (kelompok atau suku) tertentu,” bebernya.
Fadli menegaskan, di tengah banyaknya perbedaan baik suku, ras, dan agama, Indonesia merupakan negara yang paling toleran, hal itu dapat dibuktikan aksi unjuk rasa dari kelompok agama mayoritas dalam menyuarakan sebuah tuntutan untuk memberikan hukuman kepada kepala daerah yang dianggap telah menistakan agama.
“Di Indonesia umat (Islam) yang paling toleran, kita bisa lihat berbagai aksi itu menganjurkan tertib dan dewasa serta damai, kalau di negara lain mungkin sudah ‘perang’” tutupnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.