Namun ada teori kedua yang menyatakan bahwa topeng kematian Napoleon dibuat oleh seorang ahli bedang dari Inggris, Francis Burton, yang turut hadir di proses autopsi sang kaisar Prancis. Burton pun membuat cetakan wajah Napolon yang kemudian ia bawa ke Prancis untuk dibuat sejumlah tiruannya.
Teori terakhir adalah topeng kematian itu berasal dari pembantu Napoleon, Madam Bertrand yang mencuri cetakan dari Francis Burton dan hanya meninggalkan cetakan kuping dan bagian belakang kepala sang Kaisar Prancis untuk Burton.
Setahun kemudian, Bertrand menyerahkan cetakan itu ke Antommarchi. Mendengar cetakannya dicuri oleh Bertrand, Burton disebut sempat menuntut agar menjadi orang yang berhak memiliki topeng kematian tersebut namun tuntutannya itu ditolak.
Antommarchi kemudian memberikan salinan topeng tersebut kepada Duta Besar Inggris di Florence , Lord Burghersh. Burgesh pun menyerahkan salinan topeng kematian itu ke pengukir ternama, Antonio Canova yang ditugaskan untuk membuat patung berdasarkan topeng Napoleon tersebut.
Sayangnya, Conova tidak berhasil menyelesaikannya akibat ajal yang menjemput sang seniman. Akhirnya topeng tersebut tetap berada di tangan Lord Burgesh. Hingga saat ini topeng yang berasal dari Antommarchi dilaporkan berada di Musee de l’Armee di Kota Paris. Sedangkan topeng yang dicuri oleh Bertrand saat ini berada di Musee de Malmaison di Komunal Rueil-Malmaison.
(Emirald Julio)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.