Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemerintah China Larang Muslim Uighur Berpuasa

Silviana Dharma , Jurnalis-Selasa, 06 Juni 2017 |11:21 WIB
Pemerintah China Larang Muslim Uighur Berpuasa
Ilustrasi. Muslim Uighur di China. (Foto: Thomas Peter/Reuters)
A
A
A

BEIJING – Pemerintah Partai Komunis China kembali diberitakan melarang umat Islam di Xinjiang untuk berpuasa. Seperti diketahui, Provinsi Xinjiang adalah tempat berdiam kaum Muslim Uighur.

Hubungan antara pemerintah dan warga Muslim Uighur selama ini tidak harmonis. Sebab pemerintah memandang mereka sebagai teroris, dan sebaliknya, Uighur juga terus memberontak dan menyerukan upaya separatis.

Berdasarkan Kongres Uighur Sedunia (WUC), pejabat di Xinjiang mencoba menghalang-halangi umat Islam setempat untuk menjalankan bulan suci ini dengan damai. Pejabat itu memerintahkan semua restoran untuk tetap buka selama Ramadan.

Melansir Independent, Selasa (6/6/2017), peringatan serupa juga diserukan oleh Biro Industri dan Perdagangan Aksu di Xinjiang. WUC mengatakan, biro itu akan meningkatkan pengawasan di Xinjiang selama Ramadan atas dalil menjaga stabilitas keamanan nasional.

Bahkan mereka telah memaksa para aktivis untuk melalukan pergantian penjagaan, maraton selama 24 jam sehari. Pengawasan dilakukan di gedung-gedung publik, sehingga Muslim Uighur semakin sulit untuk berpuasa.

Secara terpisah, seorang pelajar di Hetian mengaku selalu disuruh berkumpul untuk menonton film tentang komunisme setiap Jumat. Padahal itu adalah hari untuk salat berjamaah.

Selain itu, mereka diwajibkan untuk belajar kelompok dan melakukan kegiatan olahraga demi memperkaya kehidupan sosial di masa libur musim panas.Padahal olahraga adalah kegiatan yang paling melelahkan dan dihindari oleh orang yang sedang berpuasa.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement