“Kami sangat terluka karena serentetan serangan teror di negara kita, yang sekali lagi dilakukan oleh pembunuh yang memakai agama untuk membenarkan aksinya. Kami di sini bermaksud mengklarifikasi bahwa tindakan tercela mereka tidak dapat dibenarkan maupun mendapat simpati dari kami,” tegas seorang pemuka agama Islam di London, Imam Abdullah Hasan, seperti disitat dari CNN, Selasa (6/6/2017).
Dia menyebut para pembunuh itu sebagai orang yang keji. Tujuan mereka menurutnya hanya untuk memecah belah masyarakat di Inggris dan menanamkan ketakutan.
“Kami pastikan mereka gagal mencapai tujuan itu. Kami memohon agar semua orang tetap bersatu, kita adalah satu komunitas. Dalam menghadapi tindakan pengecut semacam itu, tidak seperti teroris, kita harus menjunjung tinggi cinta dan kasih sayang,” pintanya.
Ribuan Muslim di seluruh penjuru dunia juga mengecam aksi terorisme yang marak terjadi dalam beberapa tahun terakhir ini. Sebut saja, di antaranya tragedi teror di Paris, Brussels, New York hingga bom Manchester serta terakhir penabrakan brutal di Jembatan London dan penusukan di Pasar Borough, Inggris, pada Minggu 4 Juni 2017 dini hari waktu setempat.
(Silviana Dharma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.