“Ukiran dan kayu-kayu di serambi masjid itu asli dari Majapahit. Sampai sekarang kondisinya masih terawat dengan baik,” kata seorang pengurus Takmis Masjid Agung Demak, Suwagiyo, belum lama ini.
Dia menambahkan, benda berharga peningalan Kerajaan Majapahit yang saat ini berada di Masjid Agung Demak adalah Dampar Kencana atau singgasana raja. Dampar Kencana dari kayu berukir itu kini diselimuti kain berwarna hijau dan digunakan khatib menyampaikan khotbah.
Dampar Kencana ini juga disebut-sebut sebagai hadiah dari Prabu Brawijaya V. Hal itu pun kembali dibantah, karena Dampar Kencana bersifat sangat sakral sehingga tak akan diberikan kepada orang lain, sang raja masih menduduki tahtanya.