Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

HISTORIPEDIA: Prancis Menyerah ke Bawah 'Ketiak' Jerman

Silviana Dharma , Jurnalis-Sabtu, 17 Juni 2017 |06:02 WIB
HISTORIPEDIA: Prancis Menyerah ke Bawah 'Ketiak' Jerman
Seorang warga Prancis menangis ketika pasukan Jerman mengambil alih Paris. (Foto: National Archives)
A
A
A

Bagaimana pun, posisi Prancis sudah di ujung tanduk. Perjanjian gencatan senjata tetap disahkan pada 22 Juni. Pada tahap ini, sebagian besar wilayah Prancis diserahkan begitu saja oleh Petain ke bawah pendudukan De Panzer. Syarat lain menyebut, Petain dimutasi jadi Gubernur negara bagian Vichy, kota di Prancis yang belum diambil alih Jerman.

Pada 1942, seorang fasis Prancis bernama Pierre Laval berhasil merebut hati Nazi dan mendapatkan kepercayaan The Fuhrer. Nazi pun berpaling dari Petain si Marsekal Tua. Apapun itu, kedua orang ini sudah membuat Prancis menjadi kacung Jerman, dan terlibat dalam pembantaian etnis Yahudi.

Petain dan Laval menuai perbuatan mereka ketika pasukan Sekutu menyerbu Normandy pada Juni 1944. Mereka kabur ke bawah ketiak Jerman di timur Prancis. Namun mereka tertangkap jua dan dinyatakan bersalah karena melakukan pengkhianatan tertinggi kepada negara. Sekutu memvonis mereka hukuman mati.

Laval dieksekusi pada 1945. Sementara Petain bebas dari hukuman maut. Tetapi dipenjara seumur hidup setelah pemimpin Prancis yang baru, Jenderal Charles de Gaulle memberi keringanan. Petain meninggal di Ile d’Yeu, sebuah pulau nun jauh di Vendee, Prancis pada 1951.

(Silviana Dharma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement