Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

OKEZONE STORY: Anna Ladd Memahat Wajah Baru untuk Prajurit PD I yang Terluka

Rifa Nadia Nurfuadah , Jurnalis-Kamis, 22 Juni 2017 |08:02 WIB
OKEZONE STORY: Anna Ladd Memahat Wajah Baru untuk Prajurit PD I yang Terluka
Seninam AS, Anna Ladd, memahat wajah baru untuk para tentara yang terluka saat Perang Dunia I. (Foto: Vintage News)
A
A
A

ORANG-orang yang mendedikasikan hidupnya untuk membantu sesama layak mendapat penghargaan. Salah satu dari mereka adalah Anna Coleman Ladd. Ia menggunakan keahliannya untuk membantu para tentara yang cacat akibat Perang Dunia I.

Ladd adalah pematung asal Philadelphia, Amerika Serikat. Lahir dari pasangan John dan Mary Watts, ia belajar di berbagai sekolah swasta di Eropa dan Amerika. Setelah menikah dengan Dr. Maynard Ladd pada 1905, ia pindah ke Boston dan meneruskan studi selama tiga tahun di Sekolah Museum Boston.

Ladd adalah perempuan penuh passion yang kerap menantang diri sendiri untuk melampaui pencapaiannya di bidang artistik.

Anna Ladd menulis dua buku. Salah satunya merupakan ejekan terhadap masyarakat Boston. Buku berjudul The Candid Adventurer itu terbit pada 1913. Sedangkan buku lainnya, Hieronymus Rides, berisi kisah romansa abad pertengahan. Ia juga menulis beberapa judul drama, termasuk kisah tentang perempuan pematung yang pergi berperang. Nampaknya, Ladd terinspirasi dirinya sendiri.

Tidak hanya penulis dan pematung, Ladd juga memiliki bakat melukis. Ia mendapat banyak pengakuan atas berbagai hasil karyanya. Ia melukis berbagai karakter mitos, dan lukisannya masih dilelang hingga kini.

Pada 1917, satu tahun sebelum Perang Dunia I berakhir, Ladd mendirikan Studio untuk Topeng-Wajah - Palang Merah Amerika di Paris. Dilansir Vintage News, Kamis (22/6/2017), studio ini memberikan layanan wajah prostetik bagi para tentara yang terluka di medan perang.

Ladd tidak bekerja sendiri. Ia mendapat bantuan pemahat Inggris, Captain Derwent Wood, yang memberikan sentuhan akhir pada topeng yang mereka buat di studionya, "Tin Noses Shop."

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement