Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

HISTORIPEDIA: Perang Korea Pecah

Rahman Asmardika , Jurnalis-Minggu, 25 Juni 2017 |06:01 WIB
HISTORIPEDIA: Perang Korea Pecah
Tentara Korea Selatan bergerak di sebelah timur Sungai Pukhan, 1953. (Foto: AP)
A
A
A

SALAH satu konflik paling berdarah di era Perang Dingin pecah saat angkatan bersenjata Korea Utara (Korut) menyerbu tetangganya, Korea Selatan (Korsel) pada 25 Juni 1950. Tindakan Korut tersebut memicu reaksi dari Amerika Serikat (AS) yang segera membantu Korsel mempertahankan wilayahnya, dan memulai perang besar yang akan berlangsung untuk tiga tahun ke depan.

Setelah Perang Dunia II Korea yang sempat diduduki Jepang terbagi menjadi dua wilayah. AS menerima penyerahan Jepang di bagian selatan sementara Uni Soviet melakukan hal serupa di bagian utara.

Situasi tersebut mirip dengan yang terjadi di Jerman, hanya saja pembagian sementara di Korea dengan segera menjadi permanen. Uni Soviet membantu terbentuknya rezim komunis di Korut sedangkan di sisi lain, AS menjadi sumber dukungan finansial dan militer bagi Korsel.

Pada 25 Juni 1950, pasukan Korut mengejutkan tentara Korsel dan pasukan kecil AS yang ditempatkan di sana dengan serangan mendadak dan dengan cepat merangsek maju ke Ibu Kota Seoul. AS merespons invasi tersebut dengan mendorong sebuah resolusi melalui Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan meminta bantuan militer ke Korsel.

Dengan resolusi yang diputuskan tanpa kehadiran Rusia itu, Presiden AS, Harry S. Truman dengan cepat mengirim pasukan darat, udara, dan laut AS ke Korea untuk melakukan sebuah "tindakan polisi".

Intervensi Amerika pun mengubah arus perang. Pasukan AS dan Korsel berbalik mendesak ke wilayah Korut. Namun, tindakan AS itu memicu reaksi dari China yang ikut terjun ke dalam perang untuk membantu pasukan Korut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement