JAKARTA – Masih ada bercak darah di Masjid Falatehan, usai insiden penusukan terhadap dua anggota Brimob di masjid tersebut.
Marbot masjid, Juned, mengatakan bercak darah di masjid itu belum dibersihkan. Ia mengatakan bahwa tidaklah banyak darah yang tercecer di karpet masjid.
"Belum (dibersihkan-red) darahnya juga kan enggak banyak," kata Juned kepada wartawan di Masjid Faletehan, Jalan Faletehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (1/7/2017).
Ia mengatakan, polisi tidak melarang pihak masjid untuk membersihkan karpet yang tercecer darah AKP Dede Suhatmi akibat ditusuk pelaku.
"Enggak (izin dari polisi). Mungkin dari DKM saja. Jadi pas olah TKP enggak ada pelarangan mencuci karpet," katanya.
(Bercak darah di karpet masjid. Foto: Achmad Fardiansyah/Okezone)
Sebelumnya diberitakan, dua anggota Brimob, yakni AKP Dede Suhatmi dan Briptu Syaiful menjadi korban penusukan oleh pelaku. Keduanya mengalami luka di bagian leher dan wajah. Pelaku yang melarikan diri usai melancarkan aksinya ditembak mati oleh polisi. Sebelumnya, polisi sempat meletuskan tembakan peringatan, namun pelaku tak menghiraukannya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.