Namun demikian, cinta yang bisa dibilang terlarang itu belum mendapatkan restu dari masyarakat sekitarnya. Setelah jalinan kasih keduanya terkuak, Laura dan Andrea harus rela kehilangan pekerjaan alias dipecat. Pemecatan sepihak tersebut bahkan dilakukan lewat pesan suara singkat tanpa alasan yang jelas.
Pasangan trio ini kemudian menggugat pihak perusahaan yang dipandang mereka telah bertindak diskriminatif. Perusahan membantah tudingan tersebut.
“Kami menolak klaim bahwa perusahaan membuat keputusan terhadap karyawannya berdasarkan ras, gender, agama, maupun orientasi seksual mereka. Kami adalah pemberi kerja inklusif dan serius bertanggung jawab menyediakan lingkungan bekerja yang aman bagi seluruh staf,” tegas BP Australia.
(Silviana Dharma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.