BALIKPAPAN - Presiden Joko Widodo menargetkan pembangunan Jalan Tol Balikpapan – Samarinda (Balsam) sepanjang 98,5 Km dapat selesai pada Desember 2018. Jalan tol ini akan mempersingkat waktu tempuh Balikpapan-Samarinda dari 3 jam menjadi 1 jam.
"Progres konstruksinya sudah 25 persen dan pembebasan lahan sudah selesai 92 persen. Kami harapkan nanti setelah sampai di Samarinda akan diteruskan lagi hingga Kota Bontang," kata Presiden Jokowi saat meninjau Tol Balsam di KM 13, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Jumat (14/7/2017)
Turut mendampingi Presiden, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak, dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan Timbul Manahan Pasaribu.
Pembangunan tol dengan nilai investasi Rp 9,97 triliun ini dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), yaitu PT Jasa Marga Balikpapan-Samarinda (JMBS) dengan dukungan Pemerintah Pusat dan Provinsi. Pembangunan dibagi menjadi 5 seksi yakni Seksi I ruas KM 13 Balikpapan-Samboja (21,9 Km), Seksi II ruas Samboja-Muara Jawa (30,9 Km), Seksi III ruas Muara Jawa-Palaran (17,3 Km), Seksi IV ruas Palaran-Jembatan Mahkota II (17,5 Km) dan Seksi V ruas KM 13 Balikpapan-Sepinggan (10,9 Km).
Dari lima seksi, Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Kaltim memberikan dukungan pembangunan konstruksi seksi 1 dan seksi 5 agar proyek jalan tol tersebut layak secara finansial. Sementara untuk seksi 2,3 dan 4 pembangunannya menjadi tanggung jawab PT JMBS .