Share

Innalillahi.. Dwi Meninggal Mendadak saat Menyetir Mobil

Agregasi Madiun Pos, · Senin 17 Juli 2017 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 17 512 1737880 innalillahi-dwi-meninggal-mendadak-saat-menyetir-mobil-Du5oKfF2yM.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

BOYOLALI - Dwi Isnu Sasono (52), meninggal dunia di dalam mobilnya saat melintas di Jalan Sudimoro-Pengging tepatnya di Dukuh Surodono, Desa Salakan, Kecamatan Teras, Boyolali, Sabtu 15 Juli 2017 lalu.

Diduga warga Gombang, Kecamatan Sawit, Boyolali ini mengalami serangan jantung sesaat sebelum mengebuskan nafas terakhirnya.

Dikutip dari laman Madiunpos, Senin (17/7/2017), Dwi berangkat dari rumah mengemudikan mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi AD 8775 ND bersama salah satu anaknya Renia Ismaria S (8), dan hendak menjemput anaknya yang SMA di Boyolali. Sesampainya di lokasi kejadian atau sekitar pukul 09.45 WIB, Dwi tiba-tiba menepikan kendaraan lalu menghentikannya.

Saat itu tiba-tiba Dwi merasa pusing dan muntah-muntah. Merasa ada yang tidak beres dengan kesehatannya, Dwi meminta putrinya untuk keluar mobil dan meminta bantuan sebelum akhirnya Dwi pingsan. Sang putri pun keluar dari mobil dan menangis meminta pertolongan kepada pengguna jalan yang lewat.

Pemilik sebuah warung makan yang tak jauh dari lokasi, Narti mengatakan, setelah berhasil menghentikan pengguna jalan, Renia mengajak orang itu untuk menolong orangtuanya.

“Tapi sepertinya saat dilihat dia [korban] sudah meninggal. Lalu orang-orang lain mulai berdatangan dan berusaha memberi pertolongan. Saat itu saya antar anak ini pulang ke rumahnya,” ujar dia saat ditemui di warungnya.

Beberapa saat kemudian, petugas dari Polsek Teras datang ke lokasi untuk mengecek kondisi korban yang diduga sudah tidak bernyawa. Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Pandanarang Boyolali untuk divisum, sedangkan mobil korban dibawa ke Mapolsek Teras.

Kapolsek Teras, AKP Ahmad Nadiri mengatakan, dugaan sementara korban meninggal dunia akibat serangan jantung. Di tubuh korban juga tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan.

“Tadi keluarganya sudah menyampaikan bahwa korban ini memang punya riwayat penyakit jantung. Keluarga juga menolak aotopsi sehingga hanya divisum luar,” kata Kapolsek.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini