KABUL – Sebuah jet pribadi yang diduga ditumpangi Wakil Presiden Afghanistan Abdul Rashid Dostum dari Turki, dilarang mendarat. Pesawat tersebut kabarnya malah diusir dan dialihkan pendaratannya ke utara Kota Mazar I Sharif, kota terbesar keempat di Afghanistan yang berbatasan dengan Turkmenistan.
Berdasarkan ulasan New York Times, Selasa (18/7/2017), Wapres Abdul Rashid Dostum selama dua bulan terakhir diasingkan oleh presidennya sendiri, Ashraf Ghani. Pengasingan secara de facto itu terjadi karena Jenderal Dostum membentuk koalisi baru untuk menentang kepala negaranya.
Pada penerbangan Senin 17 Juli malam waktu setempat, ia diduga berusaha terbang kembali ke Kabul. Sekira 500-1.000 pendukung sudah menunggunya, tetapi dia tidak kunjung muncul.
“Ada sekira tiga jam kami menunggu di Bandara Mazar, tetapi dia tidak datang,” kata anggota dewan provinsi Balkh, Raees Abdul Khaliq, yang ikut menanti kedatangan Dostum di bandara.
Faktanya, pemerintah Pusat melarang Dostum menginjakkan kaki di Afghanistan. Alhasil pesawat tersebut beralih ke Turkmenistan.