NEW YORK – China menyatakan bahwa keputusan meredakan ketegangan di Semenanjung Korea jatuh ke tangan Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara (Korut) bukan di tangan Beijing. Hal itu disampaikan Duta Besar China untuk PBB, Liu Jieyi, sebagai respons pernyataan Presiden Donald Trump yang kecewa dengan China akibat Korut kembali mengadakan uji coba peluncuran rudal.
Pada akhir pekan lalu, Trump mengeluarkan pernyataan melalui akun Twitter-nya yang menyampaikan bahwa ia kecewa dengan China. Presiden AS tersebut memandang Negeri Tirai Bambu tidak berbuat apa-apa terkait hubungan Negeri Paman Sam dan Korut.
BACA JUGA: Respons Uji Coba Rudal Korut, Bomber AS Terbang di Semenanjung Korea
BACA JUGA: Pasca Uji Coba Rudal Korut, Presiden AS Ungkap Kekecewaan pada China
Sebagaimana dikutip dari UPI, Rabu (2/8/2017) Jieyi menyampaikan bahwa tindakan AS dan Korea Selatan yang menempatkan sistem pertahanan rudal THAAD justru semakin membuat rusuh situasi di Semenanjung Korea.