Squish dibiarkan berkeliaran dan berjalan-jalan di sekitar Jurong Bird Park Breeding and Research Centre guna mengembangkan kekuatan kakinya dan ia diberikan sepatu khusus berwarna biru.
Pihak taman konservasi di Singapura itu mengklaim sepatu biru itu berguna untuk melindungi telapak kakinya di tanah yang keras. Sebab, tanah di alam liar lebih lembut dibandingkan pijakan buatan manusia yang ada di Jurong Bird Park Breeding and Research Centre.
Selain berkeliaran di ruangan terbuka, Squish juga dirawat di ruangan khusus di mana ia akan belajar mencari makannya sendiri. Saat ia berusia tiga bulan, Squish akan bergabung dengan kawanan flamingo dewasa di Flamingo Lake.
Saat ini, warna Squish berwarna abu-abu karena ia berada di usia anak-anak dan warnanya akan berubah menjadi merah muda seperti warna flamingo normal ketika sudah berusia dua tahun. Efek perubahan warna itu dipicu oleh pola makan burung itu yang mengonsumsi udang, krustrasea kecil, dan ganggang.
(Emirald Julio)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.