Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Arogan dan Tak Terima Kritikan, Cerita Wali Kota Tegal yang Copot Kepala Dinas Jadi Staf Kecamatan

Taufik Budi , Jurnalis-Rabu, 30 Agustus 2017 |23:45 WIB
Arogan dan Tak Terima Kritikan, Cerita Wali Kota Tegal yang Copot Kepala Dinas Jadi Staf Kecamatan
Wali Kota Tegal usai diperiksa KPK dan ditetapkan jadi tersangka (Foto: Antara)
A
A
A

TEGAL - Penangkapan Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno oleh Komisi Pemberantasan Korupsi disambut gembira oleh sejumlah aparatur sipil negara (ASN). Selain dianggap arogan, Masitha juga mencopot sejumlah pejabat dan dipindahkan menjadi staf biasa atau nonjob.

"Dulu saya jadi Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindag, eselon 2 jadi staf nonjob sejak 21 April 2015. Saya sampai sekarang menjadi staf kecamatan. Ada 13 yang dicopot dan jadi staf, sembilan orang merupakan eselon 2 dan empat lainnya eselon 3," ujar Khaerul Huda, Rabu (30/8/2017).

Dia mengaku telah bekerja selama puluhan tahun secara profesional dan netral melayani masyarakat. Bahkan, pada pemerintahan-pemerintahan sebelumnya turut sebagai penentu kebijakan dalam rangka membangun Kota Tegal.

Baca juga: Suka Cita Warga Usai Wali Kota Tegal Ditangkap KPK, Sujud Syukur hingga Cukur Gundul

"Kami mengabdi dan bekerja secara profesional. Saya jadi PNS itu sejak 1987 atau 30 tahun lamanya. Orang-orang yang di-nonjob-kan ini dulunya masuk dalam inner circle pada pemerintahan sebelumnya, penentu kebijakan juga," tuturnya.

Namun tak disangka, Siti Masitha yang mulai menjabat Wali Kota Tegal sejak 2014 langsung melakukan banyak gebrakan. Menurut dia, pejabat yang dianggap berseberangan dan kerap mengkritik dicopot tanpa alasan jelas.

"Prinsipnya kami oke, welcome dengan semua pemimpin. Tapi jangan bawa kami ke ranah politik karena itu riskan dan membuat kami tak lagi profesional. Entah karena tidak disukai atau tidak setor, kami di-nonjob-kan. Alasannya tidak profesional atau apalah," ujarnya. 

(Ranto Rajagukguk)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement