Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

HISTORIPEDIA: 20 Tahun Kematian Putri Diana yang Penuh dengan Rumor Konspirasi

Putri Ainur Islam , Jurnalis-Kamis, 31 Agustus 2017 |06:16 WIB
HISTORIPEDIA: 20 Tahun Kematian Putri Diana yang Penuh dengan Rumor Konspirasi
Putri Diana. (Foto: Getty Image)
A
A
A

PUTRI Diana atau yang dulu dikenal dengan sebutan Princess of Wales, adalah salah satu anggota keluarga kerajaan Inggris yang paling dipuja. Dia adalah putri dari Edward John Spencer, Viscount Althorp, dan Frances Ruth Burke Roche, Viscountess Althorp (kemudian dikenal sebagai Yang Terhormat Frances Shand Kydd). Orangtuanya bercerai saat Diana masih muda, di mana hak asuhnya dipegang sang ayah memenangkan hak asuh anak-anak. Setelah mendapatkan pendidikan awal secara homeschooling, Diana menimba ilmu di Riddlesworth Hall School dan kemudian West Heath School.

Pernikahan bak dongeng antara Putri Diana dan Pangeran Charles bukanlah pernikahan yang bahagia. Keduanya terpisah selama bertahun-tahun dan terdapat isu perselingkuhan dari kedua belah pihak. Selain itu, Diana juga berjuang dari belenggu depresi dan bulimia. Perceraian pasangan tersebut diumumkan pada Desember 1992 oleh Perdana Menteri Inggris John Major, yang membaca sebuah pernyataan dari keluarga kerajaan tersebut di Parlemen Inggris. Perceraian tersebut resmi pada 1996.

Kepopuleran Diana tetap tinggi meski ia sudah bercerai. Dia mengabdikan dirinya untuk anak-anaknya dan melakukan gerakan amal seperti meningkatkan kesadaran tentang bahaya ranjau darat di Angola yang kala itu tengah berperang. Namun, dari kepopulerannya tersebut juga mendapatkan dampak negatif. Ia menjadi buah bibir suatu majalah Inggris saat mulai berkencan dengan produser film dan playboy asal Mesir, Dodi Fayed, pada 1997.

Namun sayang, saat berkunjung ke Paris, pasangan tersebut terlibat dalam sebuah kecelakaan mobil saat mencoba melarikan diri dari kejaran paparazzi pada 31 Agustus 1997. Diketahui, kecelakaan itu terjadi pada tengah malam di Terowongan Alma , di tepi kanan Sungai Seine di bawah Place de l'Alma, Paris.

Pengemudi mobil merupakan sopir dari Hotel Ritz Paris. Putri Diana dan al-Fayed berusaha meninggalkan Hotel Ritz, hotel yang diyakini sebagai tempat mereka berdua untuk menghabiskan waktu bersama di Riviera.

Polisi mengatakan, mobil itu benar-benar rusak. Kerusakannya begitu parah seperti radiator mobil terlempar ke arah ke lutut penumpang kursi depan. Fayed dan sang sopir dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Sedangkan Putri Diana awalnya selamat dari kecelakaan itu, namun akhirnya mengembuskan napas terakhir di sebuah rumah sakit di Paris beberapa jam kemudian akibat luka yang ia derita.

Berita tentang kematiannya yang mendadak dan tak masuk akal mengejutkan dunia. Ratu Elizabeth II dikritik karena tidak menanggapi kematian Diana secara terbuka. Namun pada 5 September 1997, sang ratu membuat sebuah pidato di Istana Buckingham dan disiarkan di televisi.

"Tidak ada orang yang akan melupakan Diana. Jutaan orang lain yang tidak pernah bertemu dengannya namun merasa mereka mengenalnya, akan mengingatnya. Saya, misalnya, percaya ada pelajaran yang bisa diambil dari hidupnya dan dari reaksi yang luar biasa terhadap kematiannya. Saya memutuskan untuk berbagi kenangannya bersama Anda," ungkapnya, dikutip dari History, Kamis (31/8/2017).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement